28 Agustus 2012

GALERY LUKISAN TERMASYUR


KENNY G


LUKISAN TERMASYUR DI DUNIA*

Sobat Blogger inilah beberapa Lukisan yang paling termasyur di dunia, yang disusun berdasarkan penilaian para : Pakar, Kurator, Pencinta, dan Kritikus Seni Lukis, dengan urutan sebagai berikut :

MONALISA

Monalisa adalah mahakarya Sang Maestro : Leonardo Da Vinci yang telah menjadi icon Seni Lukis dunia. Menampilkan sosok Lisa Gherardini (Istri seorang saudagar sutra Italy) dengan senyum misterius. Pada tahun 1516, Leonardo da Vinci diundang ke Paris oleh Raja Francois I, Raja kemudian membeli sejumlah lukisan sang Maestro, termasuk Monalisa yang kemudian dipajang di Istana Fontainebleau. Ketika Raja Louis XIV berkuasa, Monalisa dipindahkan ke Istana Versailles, setelah revolusi Perancis selesai, Monalisa dipindahkan lagi ke Istana Louvre, saat Napoleon I berkuasa, Monalisa dipajang dalam kamar pribadi sang Napoleon. 

Pada bulan Agustus 1911  Louvre geger, Monalisa hilang dicuri  oleh Vincenso Peruggia, (seorang karyawan berkebangsaan Italy).  Pada tahun 1913 Vincenso pulang kampung ke Italy dan menjual Monalisa, akibatnya Vincenso tertangkap, namun masyarakat menganggapnya sebagai pahlawan karena berhasil ”memulangkan” Monalisa ke tanah air. Setelah dipamerkan pada publik, pemerintah Italiy akhirnya mengembalikan Monalisa kepada Museum Louvre, Paris, Perancis.

STARRY NIGHT

Starrry Night merupakan masterpiece Sang Kontroversial : Vincent van Gogh, yang dibuatnya pada tahun 1889 setahun sebelum kematiannya. Starry Night menggambarkan : Pemandangan malam hari yang cerah, bulan dan bintang bersinar dengan indahnya. Starry Night sesungguhnya adalah lukisan pemandangan yang dilihat Van Goght dari jendela kamarnya selama ia dirawat di Sanatorium St Remy Mental Asylum. 

Para Kritikus & Pencinta Seni mengatakan bahwa Starry Night merupakan lukisan klasik yang membawa emosi keluar dari ketenangan menuju ke alam bebas.  Sejak tahun 1941 Starry Night telah menjadi milik Museum of Modern Art New York City. Hingga saat ini Starry Night banyak direproduksi karena dianggap sebagai magnum opus dari Vincent van Gogh.
.
THE KISS

The Kiss (aslinya Der Kuss ) adalah buah tangan  Sang Master Vienna : Gustav Klimt tahun 1907.  The Kiss  menggambarkan sepasang kekasih yang sedang bercinta. Figur kedua orang itu dilukis dengan jubah dan pakaian berwarna keemasan dengan latar berwarna perunggu. Mereka terlihat dalam lukisan berada di ujung sebuah jurang yang ditumbuhi bunga-bunga. Si Pria mengenakan sebuah mahkota dari dedaunan anggur, Wanitanya juga mengenakan hiasan bunga-bunga di kepalanya. 

Lukisan ini memperlihatkan pengaruh Art Noveau yang kebanyakan melukiskan tema-tema romantis dan cenderung berbau erotis, layaknya lukisan-lukisan Klimt yang lainnya. Konon, lukisan ini dipersembahkan untuk istrinya, Emilie Louise Flöge. Lukisan The Kiss saat ini berada di Museum Österreichische Galerie Belvedere, yang terletak di dalam kompleks Istana Belvedere, Wina, Austria.
.
LUNCHEON OF THE BOATING PARTY

Luncheon of The Boating Party (aslinya Le Déjeuner des Canotiers) adalah salah satu maha karya Sang Pelopor Impresionis : Pierre Auguste Renoir, pada puncak karirnya  pada tahun 1881, (Renoir terkenal dengan ciri has lukisannya yang berseri-seri, garis-garis harmoni serta warna-warna indah). Luncheon of The Boating Party menggambarkan sekelompok teman Renoir yang santai dan menikmati makanan, minuman dan percakapan yang baik di balkon di Fournaise Maison di Chatou, Prancis.

Dalam 20 tahun terakhir hidupnya, Renoir menderita lumpuh karena serangan artritis, sehingga tak bisa menggerakkan tangannya secara bebas. Namun dia terus melukis dengan menjepitkan kuas ke lengannya, dan menyesuaikan gaya lukisannya ke sentuhan-sentuhan kuas yang lebih bebas, itulah sebabnya Renoir dinobatkan sebagai seniman besar Perancis. Lukisan Luncheon of The Boating Party kini dimiliki oleh Phillips Collection,Washington DC, USA. 
.
THE GIRL WITH A PEARL EARRING

The Girl With A Pearl Earring adalah salah satu dari puncak karya Jan Vermeer, yang mendemonstrasikan kekuatan dan ciri khas sekaligus merk dagangnya : Permainan efek cahaya atau highlight pada objek, titik pandang lukisan ini terletak pada permainan warna latar dan dibagian anting telinga.

Meskipun Vermeer termasuk salah satu tokoh utama dalam seni lukis Belanda, namun hidupnya dalam kemiskinan. Karya seninya tidak banyak dihargai, karena gayanya sangat berbeda dengan seniman lain masa itu. Hanya setelah sebuah study karya mengenai lukisannya diterbitkan pada tahun 1800-an, barulah karya-karyanya meledak hingga saat ini.

Kini lukisan The Girl With Pearl Earring yang menampilkan potret seorang gadis yang diasumsikan hendak menikah dengan pose memandang dari bahu (sesungguhnya lukisan ini adalah kesayangan Vermeer) amat popular, bahkan dianggap setara dengan Monalisa sehingga dijuluki ”The Dutch Monalisa” tersimpan di Museum Mauritshuis, kota Den Haag, Belanda.
.
CORNER OF THE GARDEN AT MONTGERON

Corner of The Garden at Montgeron merupakan salah satu karya sempurna Sang Impresionis Klasik : Claude Monet tahun 1877, yang berhasil mengabadikan keindahan warna dan cahaya yang kerap berubah pada salah satu sudut taman castil Montgeron, milik sahabatnya. 

Sebelumnya, pada tahun 1876, Monet berkenalan dengan Ernest Hoschede (Penguasaha kaya) yang menugaskannya melukis 4 Panel Dekoratif untuk menghias castil barunya Chateau de Rottembourg di Montgeron (salah satunya adalah Corner of The Garden at Montgeron, namun setelah Monet menyelesaikan karyanya, Hoschede jatuh bangkrut, sehingga tak mampu membayar lukisan ini).

Kehidupan Monet tak seindah lukisannya, pada tahun 1911, Monet terserang depresi setelah kematian Istri tercintanya, Monet juga mengalami gangguan penglihatan yang berkepanjangan hingga Ia meninggal dunia pada tahun 1926.    
.
THE DREAM

The Dream (aslinya La Reve) adalah salah satu adhikarya Sang Pelopor Kubisme : Pablo Picasso. The Dream menampilkan sosok wanita (Marie Therese Walter - selingkuhan Picasso) dengan posisi duduk dikursi, namun tertidur nyenyak, dengan pakaian sedikit melorot. 

Pablo Picasso adalah seniman jenius abad 20, pelopor gaya Kubisme yang mengejutkan dunia seni lukis karena mengubah persepsi orang akan keindahan seni. Kalau sebelumnya lukisan mudah dikenali siapa modelnya, ditangan Picasso berubah drastis, sulit dikenali lagi.

Lebih unik lagi, cirikhas Picasso selalu menjadikan wanita sebagai sumber inspirasinya. Konon setiap wanita memberikan inspirasi yang berbeda, sebagai contoh : Marie Therese mengilhami lahirnya The Dream, yang akhirnya laku terjual US $ 48.402.500. Dari kekasihnya yang lain, Eva Gouel, lahir  lukisan Femme Assise Dans Un Fauteuil, yang termasuk salah satu adhikarya gaya kubistis. Tak heran jika Picasso sampai dijuluki Don Juan.

THE PERSISTENCE OF MEMORY

The Persistence of Memory adalah salah satu karya besar Sang Eksentrik Surealisme : Salvador Dali. Karya-karya Dali dikenal dari bentuknya yang merupakan kombinasi mimpi aneh dengan draftsmanship disertai keahlian menggambar yang luar biasa yang berbau renaissance. 

The Persistence of Memory yang menggambarkan adegan : Jam saku yang terlepas dari rantainya lalu perlahan-lahan mencair diatas batu, diatas dahan pohon dengan laut sebagai latar belakang, telah lama menarik perhatian para pencinta seni selama beberapa dekade. Kritik dan pujian menumpuk dalam jumlah yang sama. Bagi pengagum genre Surealisme, The Persistence adalah masterpiece, namun bagi pihak lain, itu adalah sampah atau lukisan orang gila.

Setuju atu tidak, The Persistence of Memory adalah salah satu lukisan termahal yang menjadi incaran para kolektor, kini tersimpan dengan aman di Museum Seni New York.

FROM THE LAKE

Ketika menggarap From The Lake yang bergaya Kontemporer, Georgia O’Keeffe banyak menghabiskan waktunya di Danau George New York.  From The Lake merupakan gambaran : Gelombang dan riak lembut danau George, dalam gaya kental O’Keeffe, sapuan gradasi warna-warni lembut (maklumlah Ia seorang wanita).

Menjelang hari tuanya, Seniman Wanita ini, mengalami gangguan penglihatan yang memaksanya berhenti melukis. Diakhir tahu 90 an tubuhnya makin melemah, Ia kemudian pindah ke Santa Fe hingga menutup mata selamanya dalam usia 98, jenasahnya dikremasi dan abunya disebar di puncak Gunung Pedernal, sesuai wasiatnya.

*******


* Disarikan dari berbagai Sumber.

Tidak ada komentar:

FOLLOWER